Kamis, 20 November 2014

Air Mata Ini Merindukanmu


Butiran air mata yang dulu membasahi kerinduan hatiku
Sentuhan rindu yang begitu dalam untukmu
Kenangan terindah yang slalu menghiasi setiap putaran waktu kehidupanku
Detik ini. . .
Menit ini. . .
Jam ini. . .
Waktu ini. . .
Dan tepat di hari ini. . .
Tak ada lagi air mata untukmu
Bukan karena aku bahagia dengan kebahagianmu saat ini
Tapi karena hati ini tlah jauh  darimu
Sekarang. . .
Kamu bukan hanya jauh dari penglihatanku
Tapi juga jauh dari hatiku

Hati ini tlah lelah menantimu
Menanti ketidakpastian yang tak akan pernah berujung dengan kepastian
Mungkin aku begitu mencintaimu
Tapi aku juga ingin diperjuangkan, bukan hanya sekedar memperjuangkan
Aku ingin bersama dengan orang yang mau berjuang denganku
Karena mungkin dengan itu akan kutemukan kebahagiaan sejati

Maaf. . .
Jika aku harus menjauh darimu, dari kehidupanmu
Semoga kamu tidak akan pernah menyesaliku
Bukan aku terlalu percaya diri
Aku hanya tak ingin membuatku sakit

Andai engkau tahu bahwa sampai kapanpun kau adalah yang terindah
Terindah dalam cinta dan takdir hidupku
Apapun keadaannya
Namun, ketika ku berbalik arah
Kusadari bahwa kaulah mimpiku, kaulah khayalanku, kaulah dunia imajinasiku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENANTIAN TERINDAHKU

Sedetik. . . Semenit. . . Sejam. . . Sehari. . . Sebulan. . . Setahun. . . Dan kini telah 3 tahun lamanya aku menantimu ...